STUDI PERFORMANSI DARI KOMPOR GAS BERBAHAN BAKAR AIR DENGAN REAKSI DARI ALUMINIUM DAN SODIUM HIDROKSIDA

Yustia Wulandari[1] dan Syamsuri[2]

[1] Jurusan Teknik Kimia, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

[2] Jurusan Teknik Mesin,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

E-mail: [email protected]
ABSTRAK
Saat ini perkembangan ekonomi dan industri mengakibatkan semakin besarnya konsumsi masyarakat Indonesia terhadap produk dari minyak bumi. Tingkat konsumsi terhadap minyak diperkirakan rata2 naik 6% pertahun. Hal ini diperkirakan akan terus meningkat pada tahun berikutnya, sehingga mengakibatkan persediaan minyak bumi Indonesia semakin menipis. Oleh karena itu diperlukan upaya guna mendapatkan bahan bakar alternatif yang bersifat terbarukan, salah satunya adalah gas hidrogen. Reaktor pembangkit  gas hidrogen merupakan salah satu solusi teknologi  energi  untuk mengatasi  kesulitan  masyarakat akibat kenaikan harga BBM. Teknologi ini bisa segera diaplikasikan, terutama dikalangan   masyarakat pedesaan  sebagai pengganti bahan bakar minyak. Dalam penelitian ini, dilakukan studi eksperimen tentang pembangkit gas hydrogen yaitu dengan cara mencampurkan Aluminium, Sodium Hidroksida, dan Air. Langkah berikutnya adalah mengaduk campuran-campuran tadi hingga menghasilkan gas hydrogen. Setelah itu gas hidrogen digunakan untuk sebagai bahan bakar kompor gas. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian performansi dari kompor gas Instalasi pembangkit gas hydrogen yang diteliti adalah menggunakan 1 lt air. Metode yang digunakan untuk mengetahui performasi dari kompor gas ini adalah Metode Water Boilling Test, dimana test ini sering dilakukan oleh para peneliti untuk mengetahui performasi dari suatu kompor/tungku bakar. Pada percobaan ini menggunakan burner berdiameter 2 mm didapatkan daya sebesar 0.474422 KW, untuk diameter 3 mm didapatkan daya sebesar 0.498923 KW dan pada diameter 4 mm didapatkan daya sebesar 0.550054 KW. Hasil efisiensi yang didapatkan pada percobaan  tersebut untuk diameter 2 mm adalah 61.64 %, untuk diameter 3 mm adalah 59.44 %, dan untuk diameter 4 mm adalah 54.81%. Daya terbesar didapatkan pada burner berdiameter 4mm sebesar 0.550054 KW.

Kata kunci: Kompor Gas, H2, Sodium Hidroksida, Air, Performansi

Full Text | Peer Review  Peer Review (Yustia Wulandari)

This entry was posted in Jurnal Publikasi Dosen. Bookmark the permalink.