AKTIVASI ZEOLIT ALAM UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN SEBAGAI ADSORBEN PADA PEMURNIAN BIODIESEL

Kartika Udyani[1] dan Yustia Wulandari[2]
Jurusan Teknik Kimia, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya[1,2]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi H2SO4 pada aktivasi terhadap kemampuan
zeolit alam dalam proses pemurian biodiesel, mengetahui pengaruh suhu pada proses aktivasi zeolit terhadap
kemampuan zeolit alam dalam proses pemurnian biodiesel, mengetahui suhu dan konsentrasi H2SO4 yang
menghasilkan bilangan asam terendah serta mengetahui kenaikan luas permukaan zeolite pada proses
aktivasi. Penelitian ini diawali dengan penghancuran zeolit alam untuk mempermudah proses aktvasi.
Selanjutnya dilakukan proses aktivasi dengan merendam zeolit alam dalam larutan H2SO4 pada berbagai
konsentrasi sambil dilakukan pengadukan. Hasil yang diperoleh kemudian disaring dan dipanaskan pada
berbagai suhu. Produk zeolit alam hasil aktivasi selanjutnya diuji morfologi permukaan dan luas permukaan
untuk mengetahui karakterisasinya. Disamping itu untuk mengetahui pengaruh proses aktivasi, maka
produk zeolit hasil aktivasi digunakan untuk proses pemurnian pada pembuatan biodiesel. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi H2SO4 maka bilangan asam semakin rendah.
Sedangkan pada rentang suhu aktivasi 350 sampai 550 semakin tinggi suhu maka bilangan asam semakin
rendah. Luas permukaan zeolite sebelum aktivasi adalah 70 m2/g sedangkan setelah aktivasi 96 m2/g.

Kata kunci: Zeolit alam, aktivasi, H2SO4, biodiesel, pemurnian, adsorben.

Full Text

Peer Review

This entry was posted in Jurnal Publikasi Dosen, Proceeding SNTEKPAN 2014. Bookmark the permalink.