Jurnal ITATS

http://jurnal.itats.ac.id

VARIASI ARUS DAN SUDUT PENGELASAN PADA MATERIAL AUSTENITIC STAINLESS STEEL 304 TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MAKRO

VARIASI ARUS DAN SUDUT PENGELASAN PADA MATERIAL
AUSTENITIC STAINLESS STEEL 304 TERHADAP KEKUATAN
TARIK DAN STRUKTUR MAKRO
Vuri Ayu Setyowati 1 , Suheni 2
Teknik Mesin – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 1,2
Jl. Arief Rahman Hakim 100 Surabaya, 60117
Email : vuri@itats.ac.id
ABSTRACT
Welding is the common method for joining material used in construction and industrial applications.
Variable of welding process is the most important factor affected into the mechanical properties of welded
materials. This study used Shielded Metal Arc Welding (SMAW) as welding method. SMAW method use flux
to protect the metals. Sample preparations were done to make the V groove using 45ᵒ and 60ᵒ as angle of
welding. Variations of heat input also were used as 75A, 85A, and 95A. Characterization of mechanical
properties was analyzed by tensile test and macroscopic analysis showed the different area after welding.
Based on the following experimental result, the highest ultimate tensile strength was obtained by sample
prepared 45ᵒ of V groove angle and 85A of current which is 518 N/mm² and got 449 N/mm² of yield strength.
Increasing current caused the wider weld pool in the sample surface and showed clear grove shape of
welded sample.
Keywords : SMAW welding, Tensile Strength of SS 304 and SS 304L. Macroscopic analysis

Full Text

Pengembangan Desain Produk Kap Lampu Gantung Berbahan Limbah Tongkol Jagung Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan (Studi Kasus Industri Marning Gepeng di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Probolinggo)

Pengembangan Desain Produk Kap Lampu Gantung Berbahan Limbah Tongkol Jagung Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan

(Studi Kasus Industri Marning Gepeng di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Probolinggo)

Full Paper

Desain Layout Fasilitas Produksi Optimal Bagi Unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Niluh Putu Hariastuti, Suparjo

Abstrak

Perancangan Layout fasilitas produksi bagi UKM merupakan suatu langkah awal untuk kemajuan kegiatan produksi UKM itu sendiri. Adanya penataan fasilitas produksi optimal akan berimbas kepada kemampuan produksi yang juga akan semakin meningkat. Hal ini pula yang terjadi pada UKM binaan produk tempe yang terletak ditengah kota, tepatnya di Daerah Kapas Jaya Surabaya. Proses Produksi yang terjadi selama ini dalam kondisi workshop lantai produksi yang jauh dari produksi bersih. Tidak adanya penataan yang terencana dengan baik menyebabkan proses produksi yang terjadi kurang optimal. Hal inilah yang menjadikan dasar utama kegiatan pendampingan sehingga melalui perancangan tata letak fasilitas produksi yang optimal akan dapat meningkatkan proses kerja karyawan menjadi lebih efektif dan kuantitas produksi yang dihasilkan pun dapat menjadi maksimal. Dari hasil analisa tata letak fasilitas berdasarkan metode ARC dan SLP diperoleh perubahan layout produksi optimal sesuai dengan analisa kedekatan yang diperlukan antar departemen yang ada.

Kata Kunci: ARC, SLP, Layout produksi, Tata letak fasilitas.

Full Text

Peningkatan Kapasitas Produksi dan Penyediaan Media Pemasaran Sepatu Bordir untuk Pengrajin di Kabupaten Sidoarjo

Yuliawati, Evi, & Meilani, Budanis Dwi. (2017). Peningkatan Kapasitas Produksi dan Penyediaan Media Pemasaran Sepatu Bordir untuk Pengrajin di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Teknik Industri, 19(1), pp. 1-5.

Abstrak

Permasalahan utama pada pengrajin sepatu bordir di Desa Jetis Kabupaten Sidoarjo adalah upaya untuk dapat meningkatkan kapasitas produksidan penyediaan media pemasaran agar dapat menciptakan kemandirian pengrajin dan meningkatkan daya saing pada industri sejenis. Pengrajin sepatu bordir ini memiliki lokasi di tengah perkampungan Batik Desa Jetis Kabupaten Sidoarjo. Selama ini, pemasaran produk dilakukan hanya mengandalkan konsumen yang menjadi langganannya. Akses menuju lokasi pengrajin agak sulit sehingga tidak banyak konsumen yang mengetahui keberadaan usaha sepatu bordir ini. Permasalahan tersebut akan diselesaikan dengan mengimplementasikan metode sebagai berikut : (1) memberikan pendampingan, pelatihan dan rancang bangun alat agar dapat membantu meningkatkan output produksi sepatu bordir, dan (2) mengadakan workshop dalam membuat disain media pemasaran, seperti blog, brosur, spanduk, serta media pemasaran online. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan melakukan rancang bangun alat plong untuk alas sepatu bordir dapat meningkatkan output produksi ± 20% yaitu dari 1.500 pasang menjadi 1.800 pasang untuk setiap bulannya. Kemudian dengan mengimplementasikan media pemasaran secara online yaitu melalui web, produk sepatu bordir produksi pengrajin di desa Jetis Kabupaten Sidoarjo menjadi lebih dikenal masyarakat secara luas. Sehingga tujuan agar sepatu bordir mampu mandiri secara finansial serta memiliki daya saing yang tinggi pada industri sejenis dapat tercapai.

Kata Kunci: sepatu bordir, rancang bangun alat, media pemasaran online

Full Text

Peningkatan Produktivitas pada UKM melalui Iptek Bagi Masyarakat (Studi kasus di Sentra Pengrajin Kampoeng Batik Jetis Sidoarjo)

Suhartini, Alfiah, Taty, & Budianto, Agus. (2017). Peningkatan Produktivitas pada UKM melalui Iptek Bagi Masyarakat (Studi kasus di Sentra Pengrajin Kampoeng Batik Jetis Sidoarjo). Jurnal Teknik Industri, 19(1), pp. 15-19.

Abstrak

“Kampoeng Batik Jetis” adalah pusat batik Sidoarjo yang sudah berpuluh-puluh tahun yang lalu, namun pada saat ini jumlah pengrajin batik semakin berkurang jumlahnya, yaitu sekitar 10 pengrajin batik, Dan tentunya para pengrajin batik yang masih dapat mempertahankan usahanya tentunya tidak lepas dari berbagai kendala dalam menjalankan usahanya. Pada penelitian peningkatan produktivitas ini, objeknya adalah 2 (dua) pengrajin dari 10 (sepuluh) pengrajin batik di “Kampoeng Batik Jetis”, pengrajin 1 (pertama) adalah pengrajin “Batik Azizah” nama pemilik bapak Muhammad Nurwahyudi di Jalan Jetis Gang. III No.115 Sidoarjo , sedangkan pengrajin 2 (kedua) adalah “Batik Yassyaroh” nama pemilik ibu Maryam di Jalan Jetis Gang. III No.119 Sidoarjo. Pada penelitian ini diharapkan akan dapat menyelesaikan semua permasalahan yang dialami oleh pengrajin guna untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas mitra. Adapun penelitian dalam meningkatan produktivitas ini difokuskan pada prioritas bidang proses produksi, lingkungan, pemasaran. Metode yang digunakan dalam rangka pencapaian tujuan adalah dengan memberikan pendampingan, pelatihan dan workshop. Pada bidang proses produksi Mitra akan mendapatkan pelatihan membuat lilin (malam), pelatihan meningkatan ketrampilan SDM, pengadaan alat proses batik dan penataan fasilitas lantai paving pada proses mbatik dan mencarikan solusi untuk pengadaan solar. Bidang lingkungan, pengrajin akan mendapatkan pelatihan mendaur ulang limbah dan membuat penyaringan limbah cair. Bidang pemasaran pengrajin akan mendapatkan pelatihan membuat website, brosur, kartu member, mengikuti pameran-pameran. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar keahlian dan kompetensi SDM dapat meningkat yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas pengrajin.

Kata kunci: batik tulis, pendampingan, produktifitas, green product, UKM

Full Text